Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda.

Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya.

Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir.

Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu.

Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya.

Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga.

Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang.

Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota.

Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini.

Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar pasang.

Perusahaan ini juga menjelaskan, “sistem penahan banjir ini didasarkan pada dinding bawah tanah sehingga melindungi daerah sekitar dari air yang naik bersamaan dengan tingkat banjir”.

“Kedalaman dinding bawah tanah didasarkan pada batuan dasar yang menentukan ketinggian penghalang”.

Sebuah laporang oleh perusahaan IBS Technic mengungkap, “dinding penghalang banjir tertinggi dan paling spektakuler pernah dibuat Desember 2010 lalu di Grein dengan total ketinggian penghalang 3,6 meter dengan dinding dasar satu meter”.

Langkah-langkah perlindungar dari banjir di kota Grein didirikan dalam mewujudkan proyek Machland Dam yang telah diselesaikan pada Agustus 2012 lalu.

Pada bulan Juni 2013, dinding penahan banjir yang spektakuler ini jadi populer karena sangat efektif.

Rekaman di bawah ini menangkap momen saat-saat menakutkan pencegahan ketika banjir datang.

Beberapa negara yang sering dilanda banjir mungkin harus memiliki dinding ini juga.

Bagaimana dengan Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *